Salah satu hal yang menjadi penyebab rusaknya ekosistem perairan adalah pencemaran air akibat penumpukan sampah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi jenis, tingkat keanekaragaman, kelimpahan, serta hubungan rona lingkungan terhadap kelimpahan fitoplankton di Danau Siombak, Marelan, Medan. Pengambilan sampel dilakukan pada lima stasiun yang mewakili perbedaan aktivitas dan karakteristik perairan. Identifikasi fitoplankton dilakukan menggunakan Sedgwick Rafter Cell, sedangkan parameter fisika-kimia yang diukur meliputi suhu, kecerahan, pH, DO, dan BOD. Data dianalisis menggunakan Indeks Shannon-Wiener dan uji ANOVA satu arah untuk melihat perbedaan kelimpahan antar stasiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan empat divisi fitoplankton dengan total 21 spesies, didominasi oleh Bacillariophyta dan Chlorophyta. Tingkat keanekaragaman fitoplankton berada pada kategori sangat baik dengan nilai H’ rata-rata 2,406 dan total 2,623, mencerminkan komunitas yang stabil. Kelimpahan fitoplankton berada pada nilai rata-rata 8,608 sel/L, termasuk dalam kategori oligotrofik tercemar ringan. Parameter kualitas air menunjukkan kondisi tercemar ringan dengan nilai suhu 22,38°C, kecerahan 26 cm, pH 6,612, DO 5,428 mg/L, dan BOD 9,482 mg/L. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,418 (p 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan kelimpahan fitoplankton antar stasiun, yang mengindikasikan rona lingkungan yang relatif homogen. Secara keseluruhan, Danau Siombak memiliki struktur komunitas fitoplankton yang stabil, namun berada pada kondisi perairan tercemar ringan sehingga diperlukan pengelolaan lanjutan untuk menjaga kualitas ekosistem danau
Copyrights © 2026