Abses paru merupakan infeksi lokal pada jaringan paru yang ditandai dengan terbentuknya rongga berisi pus akibat nekrosis jaringan, umumnya disebabkan oleh aspirasi bakteri anaerob dari rongga mulut atau saluran napas atas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau mekanisme patofisiologi dan strategi penatalaksanaan abses paru berdasarkan literatur ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah studi pustaka deskriptif kualitatif dengan menganalisis berbagai jurnal, buku teks, dan publikasi ilmiah dalam kurun 10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses inflamasi yang masif menyebabkan kerusakan jaringan dan pembentukan abses, terutama pada individu dengan faktor risiko seperti gangguan kesadaran, alkoholisme, dan imunosupresi. Penatalaksanaan utama meliputi pemberian antibiotik spektrum luas secara empiris, dilanjutkan dengan terapi spesifik berdasarkan kultur. Intervensi seperti drainase perkutan atau pembedahan dilakukan pada kasus yang tidak responsif terhadap terapi medikamentosa. Terapi suportif turut mendukung pemulihan pasien secara menyeluruh. Kesimpulan dari studi ini menegaskan pentingnya diagnosis dini dan pendekatan multidisipliner dalam pengelolaan abses paru guna menurunkan komplikasi dan meningkatkan angka kesembuhan
Copyrights © 2025