Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul ajar berbasis etnomatematika terhadap pemahaman siswa pada materi satuan panjang kelas III SDN 45 Ampenan. Etnomatematika mengaitkan pembelajaran matematika dengan konteks budaya lokal sehingga konsep abstrak lebih mudah dipahami siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan modul etnomatematika dan kelompok kontrol yang belajar secara konvensional. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dengan rata-rata selisih pretest–posttest sebesar 34,9 poin, sedangkan kelompok kontrol hanya 22,7 poin. Uji hipotesis menggunakan independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi pada posttest sebesar 0,000 < 0,05 dengan mean difference 13,333, sehingga H? diterima. Hal ini membuktikan bahwa modul ajar berbasis etnomatematika berpengaruh signifikan terhadap pemahaman siswa dalam materi satuan panjang. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan pembelajaran berbasis budaya lokal mampu meningkatkan pemahaman konsep matematis, motivasi, serta keterlibatan siswa dalam proses belajar.
Copyrights © 2025