Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara bahasa dan identitas dalam konteks masyarakat multikultural. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan studi literatur dan wawancara mendalam dengan individu dari latar belakang budaya yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai simbol identitas yang kuat. Temuan ini menyoroti pentingnya pemahaman tentang bahasa dalam pembentukan identitas individu dan kolektif, serta dampaknya terhadap interaksi sosial dalam masyarakat yang beragam. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana bahasa dapat memperkuat atau mengikis identitas dalam konteks multikultural.
Copyrights © 2025