Nelayan di Desa Concong Dalam umumnya menangkap ikan Sembilang (Plotosus Canius) menggunakan alat tangkap Bubu. Bubu dioperasikan dengan menggunakan umpan sebagai faktor utama yang mempengaruhi hasil tangkapan. Penelitian pengaruh umpan terhadap hasil tangkapan di Desa Concong Dalam menggunakan 3 jenis umpan berbeda yang berbeda dan dilihat dari kandungan umpan. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus – 15 Agustus 2024 dan berlokasi di Desa Concong dalam Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Metode pengumpulan data meliputi jumlah tangkapan ikan Sembilang (ekor) dan berat (gram) selama 12 hari penelitian. Hasil Tangkapan Bubu adalah 28 ikan lele dengan umpan kepiting tapal kuda, 18 dengan umpan cacing sagu, 12 dengan umpan cacing nipah, dan 11 dengan umpan daging kelapa. Jadi, umpan yang paling disukai kepiting adalah kepiting kuda. Namun, umpan kepiting kuda sudah dilindungi oleh undang-undang yang berlaku. Oleh karena itu, diperoleh umpan alternatif, yaitu cacing sagu yang efektif dan legal di Indonesia
Copyrights © 2025