Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi fundamental dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, namun mayoritas siswa mengalami kesulitan signifikan dalam memahami konsep geometri. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Discovery Learning berbantuan media konkret geometri dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas II sekolah dasar pada materi bangun datar. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Non-Equivalent Control Group Design yang melibatkan 35 siswa terbagi dalam kelompok eksperimen (21 siswa) dan kelompok kontrol (14 siswa). Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest berbentuk esai yang mengukur kemampuan pemecahan masalah berdasarkan indikator Polya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan peningkatan yang sangat signifikan antara kedua kelompok (t = -17,304, p < 0,001). Kelompok eksperimen mencapai rata-rata N-Gain 0,79 (kategori tinggi) dengan ketuntasan klasikal 100%, sedangkan kelompok kontrol mencapai N-Gain 0,76. Discovery Learning berbantuan media konkret geometri terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan ini menekankan pentingnya transformasi praktik pembelajaran menuju pendekatan berbasis eksplorasi dengan dukungan manipulatif konkret yang sesuai tahap perkembangan kognitif siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026