Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil temuan pada mahasiswa di perguruan tinggi. Fenomena yang sering ditemukan pada mahasiswa yaitu mahasiswa masih memiliki kemampuan menyimak yang rendah. Hal ini terjadi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) UNIPA angkatan 2020. Rendahnya nilai kemampuan menyimak pada mahasiswa disebabkan minimnya bahan ajar mata kuliah menyimak. Untuk mengurangi atau meminimalisasi terjadinya kesalahan berbahasa, dosen menggunakan model Four-D Models atau Model 4D. Melalui model Four-D Models atau Model 4D, peneliti mengembangkan suatu produk yaitu modul “Menyimak”. Prosedur penelitian menggunakan langkah 4D, yaitu define, design, development, dan dissemination. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis data, proses pembuatan modul menyimak sudah sesuai dengan prosedur pengembangan Thiagarajan yang dikenal dengan Four-D Models (Model 4D). Kualitas modul Menyimak ditinjau dari aspek kelayakan isi dan kelayakan bahasa memperoleh validasi kelayakan dengan kriteria baik, yaitu sebesar 94%. Hasil tes yang dilakukan menunjukkan mahasiswa mengalami perkembangan, dengan rerata nilai mahasiswa berada pada keterangan tuntas.
Copyrights © 2022