Teori pembelajaran berbasis neurofisiologi, yang dikemukakan oleh Donald Olding Hebb, menyoroti pentingnya penguatan hubungan antar neuron dalam proses pembelajaran. Prinsip dasar dari teori ini, yaitu "sel-sel yang aktif bersama akan terhubung bersama," menjelaskan bagaimana pengalaman berulang dapat membentuk pola pikir, memori, dan kemampuan kognitif individu. Seiring dengan kemajuan dalam neurosains, pemahaman tentang dinamika kerja otak, seperti siklus perhatian, pembentukan memori, dan pengaruh lingkungan belajar, semakin penting dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif. Dengan memahami prinsip ini, pendidikan dapat dirancang untuk memperkuat asosiasi yang bermakna dalam otak, sehingga mendukung perkembangan intelektual, emosional, dan sosial peserta didik secara seimbang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan berdasarkan teori Hebb dapat mengoptimalkan pembelajaran, menciptakan lingkungan belajar yang lebih stimulatif, dan meningkatkan hasil belajar secara keseluruhan.
Copyrights © 2025