Ketersediaan air tanah memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan pertanian di wilayah pedesaan, terutama pada daerah yang belum memiliki infrastruktur irigasi memadai. Kampung Yamua di Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, merupakan salah satu kawasan dengan potensi air tanah yang cukup tinggi namun belum dimanfaatkan secara optimal. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sumber daya air tanah, menganalisis kebutuhan irigasi, serta merancang jaringan irigasi air tanah yang sesuai dengan kondisi teknis dan kebutuhan masyarakat. Metode pelaksanaan mencakup survei lapangan, analisis hidrologi dan geoteknik, Focus Group Discussion (FGD), serta pelatihan bagi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa debit air tanah sebesar 0,8–1,5 liter/detik dapat mendukung irigasi skala kecil hingga menengah. Desain jaringan irigasi yang dihasilkan meliputi penggunaan pompa submersible, jaringan pipa distribusi, dan reservoir kecil yang dapat dibangun secara bertahap oleh masyarakat. Kegiatan ini meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya air dan memberikan dasar teknis bagi pemerintah desa dalam pengembangan infrastruktur irigasi. Dengan demikian, pemanfaatan air tanah yang terencana dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kampung Yamua.
Copyrights © 2025