Banjir merupakan salah satu permasalahan utama yang sering terjadi di Desa Sampaka, Kecamatan Bualemo, terutama di wilayah Dusun II. Hal ini disebabkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan saluran drainase yang ada di Dusun II Desa Sampaka dalam mengatasi banjir serta menentukan dimensi saluran yang optimal agar dapat menampung debit aliran air pada saat curah hujan tinggi.Metodologi penelitian ini mencakup pengumpulan data curah hujan harian maksimum. Analisis curah hujan rencana dilakukan dengan menggunakan distribusi Log Pearson Type III,Gumbel , dan intensitas curah hujan dihitung dengan menggunakan metode rasional untuk mendapatkan debit rencana yang diantisipasi. Perhitungan debit rencana ini digunakan sebagai dasar dalam perancangan dimensi saluran drainase yang ideal untuk mengurangi risiko banjir.Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran drainase yang ada saat ini tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung debit puncak aliran saat terjadi curah hujan tinggi. Debit banjir rencana di desa sampaka sebesar kala ulang 2 tahun 0,633 m3/detik,kala ulang 5 tahun 0,823 m3/detik, dan kala ulang 10 tahun 0,781 m3/detik. sementara dimensi saluran yang di rencanakan lebar saluran 0,67m, tinggi jagaan 0,1675 m dan tinggi saluran 0,8375 m . Kata Kunci: Banjir, drainase, debit rencana, curah hujan rencana.
Copyrights © 2025