Edukasi tanaman obat lokal melalui penanaman cabai Jawa di SDNU Bagorejo 01 Kecamatan Gumukmas Jember dilaksanakan sebagai upaya mengintegrasikan pembelajaran kontekstual berbasis potensi lokal pada siswa sekolah dasar. Kegiatan ini dilandasi oleh karakteristik perkembangan kognitif siswa kelas III yang berada pada tahap operasional konkret, sehingga proses pembelajaran perlu menekankan pengalaman langsung dan aktivitas nyata. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang mengintegrasikan experiential learning dan service learning dengan melibatkan siswa, guru, serta petani lokal sebagai mitra edukatif. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan dan potensi lokal, perencanaan program edukasi, pelaksanaan edukasi dan praktik penanaman cabai Jawa, pendampingan dan monitoring, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktis siswa dalam menanam dan merawat tanaman obat lokal, tumbuhnya kesadaran ekologis, serta meningkatnya kepedulian terhadap kearifan lokal. Selain itu, kegiatan ini memperkuat sinergi antara sekolah dan masyarakat serta mendorong integrasi potensi lokal ke dalam pembelajaran tematik. Program pengabdian ini juga menghasilkan terbentuknya Sudut Tanaman Obat di sekolah sebagai media pembelajaran berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi tanaman obat lokal melalui praktik menanam cabai Jawa efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, karakter peduli lingkungan, dan pemberdayaan komunitas sekolah.
Copyrights © 2025