Pendidikan karakter berbasis adab dan kearifan lokal merupakan pendekatan strategis dalam membangun kepribadian peserta didik yang berakar pada nilai budaya dan religius masyarakat Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif model pendidikan karakter berbasis adab dan kearifan lokal melalui perspektif nilai-nilai Islam-Nusantara serta relevansinya dalam konteks pendidikan dasar, khususnya di SD Negeri 76 Kasambi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional terakreditasi, buku referensi, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema pendidikan karakter, adab, kearifan lokal, dan Islam-Nusantara. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis adab menitikberatkan pada pembentukan akhlak mulia melalui keteladanan, pembiasaan, dan integrasi nilai dalam pembelajaran. Sementara itu, kearifan lokal berfungsi sebagai media kontekstual yang memperkuat internalisasi nilai karakter melalui tradisi, norma sosial, dan budaya lokal yang hidup di masyarakat. Nilai-nilai Islam-Nusantara, seperti moderasi, toleransi, gotong royong, dan penghormatan terhadap tradisi, menjadi jembatan harmonis antara ajaran Islam dan budaya lokal. Implementasi model ini di SD Negeri 76 Kasambi berpotensi memperkuat karakter religius, sosial, dan nasionalisme siswa secara holistik. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi adab, kearifan lokal, dan nilai Islam-Nusantara merupakan model pendidikan karakter yang relevan, kontekstual, dan berkelanjutan untuk pendidikan dasar di Indonesia.
Copyrights © 2026