Pembelajaran IPS menuntut media yang mampu menjembatani konsep sosial yang abstrak menjadi lebih konkret dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan media pembelajaran IPS berdasarkan prinsip desain media, jenis media, langkah pengembangan, serta tantangan implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pengembangan media pembelajaran IPS. Data dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital (Sway, Google Sites, Articulate Storyline), media visual informatif, dan media permainan edukatif terbukti mampu meningkatkan motivasi, interaksi, dan pemahaman konsep siswa. Pengembangan media yang efektif harus mengikuti prinsip multimedia, koherensi, modalitas, redundansi, serta memperhatikan perbedaan individual. Tantangan yang ditemukan meliputi keterbatasan sarana digital, rendahnya kompetensi TIK guru, kompleksitas materi IPS, dan beban kerja guru. Kesimpulannya, pengembangan media IPS perlu dilakukan secara sistematis, berbasis kebutuhan siswa, dan didukung pelatihan teknologi bagi guru.
Copyrights © 2025