Ketersediaan pakan hijauan, baik rumput maupun legum, yang terbatas pada musim kemarau menjadi kendala utama bagi Kelompok Peternak Kambing Mendho Mulyo Joyo di Desa Lambusa. Wilayah ini memiliki potensi hasil ikutan tanaman sagu yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai pakan ternak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam penyediaan pakan alternatif melalui pemanfaatan ampas sagu fermentasi. Program dilaksanakan melalui penyuluhan, bimbingan teknis, dan demonstrasi plot (demplot) pengolahan ampas sagu fermentasi dengan dukungan kolaborator internasional dari National Chung Hsing University Taiwan, serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan. Hasil kegiatan menunjukan peningkatan pemahaman peternak mengenai manajemen pakan, pentingnya kualitas nutrisi, serta langkah-langkah pembuatan ampas sagu feremntasi. Peternak mampu mempraktikan teknik fermentasi dengan baik, didukung oleh evaluasi lapangan yang menunjukkan efektivitas metode ceramah dan demplot. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas peternak dan membuka peluang pemanfaatan hasil ikutan tanaman sagu sebagai sumber pakan alternatif berkelanjutan.
Copyrights © 2026