Pelaku usaha home industri emping melinjo di Desa Menes menghadapi berbagai tantangan dalam mempertahankan eksistensi usahanya. Oleh karena itu, mereka perlu memanfaatkan berbagai bentuk modal yang dimiliki. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui bentuk-bentuk modal yang dimanfaatkan pelaku usaha industri rumah tangga emping melinjo di Desa Menes dalam keberlangsungan usahanya hingga saat ini. Analisis data menggunakan model MiIes dan Huberman yang mencakup tahap reduksi data, penyaajian data, serta penarikan kesimpulan. Informan penelitian terdiri dari enam orang, terdiri atas empat pelaku usaha serta dua anggota keluarga atau karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat bentuk modal yang dimanfaatkan, yaitu (1) modal ekonomi berupa tabungan pribadi, penghasilan tambahan, aset pohon melinjo, dan peralatan produksi; (2) modal sosial yang tampak dalam hubungan dengan keluarga, sesama pelaku usaha, dan masyarakat; (3) modal budaya berupa pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan dalam membuat emping melinjo; serta (4) modal simbolik berupa pengakuan dan kepercayaan terhadap produk. Keempat modal tersebut berperan penting dalam mendukung keberlangsungan usaha emping melinjo di Desa Menes.
Copyrights © 2025