Kebutuhan akan ruang inovasi dan kolaborasi menjadi alasan utama bagi kelompok kecilberkolaborasi untuk dalam menciptakan ide dan inovasi, terutama pada sektor ekonomi kreatifyang memiliki peran dalam pertumbuhan ekonomi. Tangerang menjadi salah satu kota yangberpotensi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dengan fashion dan kulinersebagai sub sektor unggulan serta pembuatan konten kreatif menjadi sub sektor yangberpotensi. Dalam upaya menjadikan kota yang lebih kreatif, Tangerang perlu memiliki prasaranayang dapat menampung kegiatan ekonomi kreatif seperti creative hub. Creative hub menjadipenting dalam hal ini karena merupakan tempat yang dapat mendukung terjadinya kolaborasidan inovasi. Meskipun Tangerang memiliki kegiatan ekonomi kreatif yang tinggi, belum adafasilitas seperti creative hub yang dapat menjadi pusat dalam menampung kegiatan tersebut.Selain itu juga dilakukan studi banding pada creative hub lain dan ditemukan permasalahanberupa kebisingan, pencahayaan, serta terdapatnya ruang yang kurang terpakai. Oleh karena itu,dirancang sebuah Pusat Desain kreatif Tangerang sebagai wadah bagi para pelaku ekonomikreatif dan masyarakat sekitar dalam melakukan kegiatannya. Dengan tujuan mewadahi parapelaku kreatif khususnya di Tangerang melalui pendekatan aktivitas, sehingga kebeutuhanpengguna ruang dapat terpenuhi. Metode penelitian yang digunakan dalam Menyusun laporandan perancangan meliputi studi banding, studi literatur, wawancara dan kuesioner. Hasil dariperancangan ini adalah sebuah pusat desain kreatif yang dapat menjadi fasilitas pendorongdalam meningkatkan perekonomian daerah berupa ruang dengan fasilitas yang dapatmengakomodasi kegiatan ekonomi kreatif unggulan pada Tangerang.Kata Kunci: creative hub; Ekonomi kreatif; Tangerang
Copyrights © 2025