Artikel ini menganalisis rekonfigurasi peran gender dalam keluarga fatherless dengan menyoroti tanggung jawab ganda ibu pada tiga ranah utama: penyediaan ekonomi, pengambilan keputusan, dan pendidikan anak, dalam perspektif sosiologi keluarga dan antropologi kekerabatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur terhadap 9 artikel ilmiah yang dipilih melalui penelusuran sistematis di Google Scholar, dengan kriteria membahas keluarga tanpa ayah dan relasi gender pada ranah ekonomi, keputusan, dan pengasuhan dalam lima tahun terakhir. Analisis isi dan sintesis tematik menunjukkan bahwa absennya ayah mendorong ibu menggabungkan fungsi instrumental sebagai pencari nafkah dan fungsi ekspresif sebagai pengasuh utama, sementara keluarga besar berperan sebagai safety net dan pengasuh pengganti melalui dukungan ekonomi, pengawasan, dan pendidikan karakter anak. Pergeseran ini mengakibatkan ketidakseimbangan disiplin dan dukungan emosional di tingkat keluarga, tetapi sekaligus melahirkan pola keluarga yang lebih berpusat pada ibu serta mekanisme ekonomi moral kekerabatan yang menopang keberlangsungan rumah tangga. Kajian ini menegaskan bahwa keluarga fatherless tidak hanya memproduksi risiko, tetapi juga menunjukkan daya tahan melalui dukungan kekerabatan dan komunitas.
Copyrights © 2025