Penelitian ini bertujuan untuk memahami penafsiran para ulama terhadap hadist perintah salat bagi anak usia tujuh hingga sepuluh tahun serta mengaitkannya dengan pandangan psikologi perkembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dilakukan melalui pengumpulan, pembacaan, dan pengkajian literatur hadist, karya ulama, serta teori-teori psikologi yang relevan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama memandang hadist ini sebagai pedoman pendidikan bertahap yang menekankan proses pembiasaan, pendampingan, dan penegasan tanggung jawab keagamaan sesuai tahapan perkembangan anak. Dari perspektif psikologis, hadist ini terbukti selaras dengan prinsip perkembangan kognitif, kebutuhan bimbingan melalui keteladanan, serta pentingnya regulasi perilaku yang muncul secara bertahap. Dengan demikian, hadist perintah salat tidak hanya bernilai normatif, tetapi juga mencerminkan pendekatan pendidikan yang selaras dengan temuan psikologi modern mengenai cara anak belajar dan membangun kebiasaan.
Copyrights © 2025