Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGALAMAN PENDIDIK DALAM MENGINTEGRASIKAN NILAI TAUHID DAN KARAKTER KE DALAM METODE PENDIDIKAN DASAR ISLAM Radhita Maharani Ramli; Usman
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 3: Mei 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman para pendidik dalam mengintegrasikan nilai tauhid dan karakter ke dalam metode pendidikan dasar Islam. Nilai tauhid merupakan fondasi utama dalam Islam yang mendasari seluruh aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Dalam konteks pendidikan dasar Islam, nilai tauhid harus menjadi pusat pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, serta pembentukan karakter peserta didik. Melalui pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap sejumlah guru di lembaga pendidikan Islam, penelitian ini menemukan bahwa integrasi nilai tauhid dan karakter dilakukan melalui pendekatan kontekstual, keteladanan guru, pembiasaan kegiatan keagamaan, serta penyisipan nilai spiritual dalam berbagai mata pelajaran, baik agama maupun umum. Selain itu, pendidikan karakter Islam yang meliputi nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, dan kerja sama dikembangkan secara simultan dalam kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki kesadaran tinggi dalam menjadikan nilai tauhid sebagai landasan utama pembelajaran, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan pelatihan, kurikulum yang belum sepenuhnya integratif, dan kurangnya sinergi antara sekolah dan lingkungan rumah. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan institusional dan kolaboratif agar praktik integratif ini dapat diperkuat dan direplikasi secara lebih luas. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan model pendidikan Islam berbasis nilai tauhid dan karakter dalam membentuk generasi Muslim yang beriman, berakhlak, dan berdaya saing
Building Ethical and Socially Insightful Graduates Through Civic Education to Face Professional Challenges in the Era of Globalization Radhita Maharani Ramli; Khamim Zarkasih Putro
Beginner: Journal of Teaching and Education Management Vol. 3 No. 1 (2025): Integrative Local wisdom in Teaching and Education Management
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/bgn.v3i1.79

Abstract

The era of globalization demands college graduates who not only have professional skills, but also strong ethics and broad social insight. This article discusses the role of Civic Education in forming ethical and socially aware graduates to face professional challenges amidst global competition. Through Civic Education, students are equipped with an understanding of moral values, social responsibility, and critical thinking skills. They are also taught to appreciate diversity and adapt to technological developments and global issues. In addition, this program strengthens students' abilities in making ethical and solution-oriented decisions regarding social problems. With a dynamic and interactive learning approach, Civic Education contributes to producing graduates who are not only academically competent, but also able to bring positive impacts to society in the era of globalization.
ANALISIS PENAFSIRAN ULAMA TENTANG HADIST PERINTAH SHALAT DAN RELEVANSINYA DENGAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ANAK Mukhamad Averros Azzam Al Islami; Radhita Maharani Ramli; Endang Sulistyowati
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 5 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v5i2.8495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami penafsiran para ulama terhadap hadist perintah salat bagi anak usia tujuh hingga sepuluh tahun serta mengaitkannya dengan pandangan psikologi perkembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dilakukan melalui pengumpulan, pembacaan, dan pengkajian literatur hadist, karya ulama, serta teori-teori psikologi yang relevan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama memandang hadist ini sebagai pedoman pendidikan bertahap yang menekankan proses pembiasaan, pendampingan, dan penegasan tanggung jawab keagamaan sesuai tahapan perkembangan anak. Dari perspektif psikologis, hadist ini terbukti selaras dengan prinsip perkembangan kognitif, kebutuhan bimbingan melalui keteladanan, serta pentingnya regulasi perilaku yang muncul secara bertahap. Dengan demikian, hadist perintah salat tidak hanya bernilai normatif, tetapi juga mencerminkan pendekatan pendidikan yang selaras dengan temuan psikologi modern mengenai cara anak belajar dan membangun kebiasaan.