Penelitian ini bertujuan merekonstruksi pemahaman mengenai efektivitas integrasi budaya lokal dalam pembelajaran Bahasa Inggris melalui studi kasus buku Fun with Flavors and Textures yang digunakan pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen terhadap struktur dan konten buku serta wawancara semi-terstruktur dengan tiga guru Bahasa Inggris yang telah mengimplementasikannya dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ini mampu mengintegrasikan budaya lokal secara sistematis ke dalam lima dimensi utama pembelajaran, yaitu konten budaya, struktur bahasa, aktivitas pembelajaran, pendekatan pedagogis, dan relevansi dengan pengalaman nyata siswa. Integrasi tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterlibatan, motivasi belajar, dan pemahaman konseptual siswa terhadap Bahasa Inggris. Selain itu, pendekatan kontekstual dan multisensori yang digunakan memperkuat keterhubungan antara materi bahasa asing dan lingkungan sosial-budaya siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa bahan ajar berbasis budaya lokal memiliki potensi kuat dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Inggris yang bermakna, inklusif, dan responsif secara kultural di tingkat pendidikan dasar. Temuan ini merekomendasikan pengembangan lanjutan berbasis media audio-visual dan digital untuk mendukung pembelajaran multimodal serta memperluas jangkauan efektivitas pedagogisnya.
Copyrights © 2025