Pembangunan infrastruktur kesehatan merupakan fondasi penting bagi peningkatan layanan publik. Namun, pelaksanaannya sering menghadapi ketidakpastian yang memicu change order kontrak (CCO), yang dapat memengaruhi biaya, waktu, dan kualitas proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya CCO pada proyek Land Maturation Rumah Sakit Jalan Kehewanan di Kota Samarinda. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan kontraktor dan konsultan, serta peninjauan dokumen proyek. Hasil analisis mengungkap tiga faktor utama pemicu CCO, yaitu: (1) intensitas hujan yang tinggi, yang menyebabkan keterlambatan dan perpanjangan waktu pelaksanaan proyek selama 90 hari; (2) perubahan desain pagar untuk meningkatkan efisiensi konstruksi dan anggaran; dan (3) pengurangan volume urugan tanah sebagai konsekuensi dari perubahan desain tersebut. Disimpulkan bahwa CCO dalam proyek ini dipicu oleh kombinasi faktor eksternal yang tidak dapat dikendalikan (cuaca) dan keputusan teknis internal untuk efisiensi. Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen perubahan yang proaktif untuk menangani penyesuaian teknis, waktu, dan biaya secara efektif dalam proyek konstruksi.
Copyrights © 2025