Penyalahgunaan antibiotik masih menjadi tantangan serius di masyarakat, terutama akibat rendahnya pemahaman mengenai perbedaan antara infeksi bakteri dan virus. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Antibiotik Bukan untuk Semua Penyakit” dilaksanakan di RW 02 Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, dengan tujuan meningkatkan literasi masyarakat terhadap penggunaan antibiotik yang rasional. Metode kegiatan menggunakan pendekatan participatory community engagement melalui penyuluhan interaktif, simulasi edukatif, dan pembagian media informasi seperti leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari 60% peserta yang menjawab benar pada pre-test menjadi 90% pada post-test, menandakan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang tepat. Kegiatan ini juga mendorong peran aktif keluarga dalam pengawasan penggunaan obat serta mendukung program nasional pengendalian resistensi antimikroba. Edukasi berbasis komunitas terbukti menjadi strategi efektif untuk membentuk perilaku rasional dalam penggunaan antibiotik dan menekan risiko resistensi di masyarakat.
Copyrights © 2026