Desain RPM (Rekon, Puisi, Musikalisasi) merupakan inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia yang mengintegrasikan metode Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dan media gambar untuk meningkatkan kemampuan menulis Teks Rekon (cerita ulang). Teks rekon, yang berfungsi menceritakan kembali peristiwa masa lalu secara kronologis, seringkali sulit disusun secara sistematis oleh murid. Desain RPM bertujuan merevitalisasi pembelajaran yang didominasi metode ceramah dan pasif dengan menyediakan konteks autentik dan ruang eksplorasi. PjBL fokus pada pengembangan keterampilan murid melalui proyek nyata, di mana mereka tidak hanya belajar konsep teoritis tetapi juga menerapkannya. Kombinasi dengan media gambar berfungsi sebagai stimulus visual yang efektif untuk memvisualisasikan ide, membantu murid menata alur tulisan, dan mengekspresikan emosi. Tiga gagasan proyek utama dalam desain RPM adalah: (1) Rekon Berbasis Fotografi (Proyek 1): Murid memilih dan menyusun 5 hingga 7 foto pengalaman pribadi secara kronologis, kemudian menulis deskripsi naratif terpadu untuk setiap gambar, yang secara kolektif membentuk teks rekon lengkap. (2) Puisi atau Lagu dari Parafrase Gambar (Proyek 2): Murid memparafrasekan teks rekon menjadi larik puisi atau lirik lagu, berfokus pada interpretasi makna dan konstruksi irama/diksi. (3) Musikalisasi Puisi atau Lagu (Proyek 3): Murid menafsirkan naskah puisi/lagu, mengaransemennya, dan menampilkannya (langsung atau video) dengan gambar sebagai latar visual, mengembangkan kepekaan terhadap harmoni bahasa dan bunyi. Secara keseluruhan, desain RPM ini terbukti mampu meningkatkan kualitas teks rekon, menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, literasi visual dan verbal, serta mengubah pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan relevan.
Copyrights © 2025