Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI-UT) di Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Kabupaten Sekadau masih mengalami kendala dalam mengakses bahan ajar digital e-modul akibat mekanisme akses yang panjang, berlapis, serta keterbatasan kualitas jaringan internet. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya efisiensi dan kenyamanan mahasiswa dalam memanfaatkan e-modul sebagai sarana belajar mandiri pada proses belajar jarak jauh. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem akses cepat bahan ajar digital e-modul PBSI-UT berbasis QR Code sebagai solusi penyederhanaan tahapan akses bahan ajar. Metode penelitian yang diterapkan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis, perancangan, dan pengembangan. Tahap analisis untuk mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan akses bahan ajar digital, kemudian dilanjutkan dengan perancangan dan pengembangan QR Code yang terintegrasi langsung dengan tautan e-modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akses cepat berbasis QR Code mampu memangkas tahapan navigasi, mempercepat proses akses, serta mengurangi ketergantungan terhadap koneksi internet yang berkelanjutan. Dengan demikian, QR Code dinilai efektif sebagai solusi aksesibilitas sistem bahan ajar digital e-modul PBSI-UT, khususnya dalam konteks pembelajaran jarak jauh di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur jaringan.
Copyrights © 2026