Pengelolaan manajemen risiko dalam industri manufaktur terkait risiko kecelakaan kerja memiliki peranan yang penting dalam menunjang proses produksi suatu perusahaan. PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industri logam. PT. XYZ memiliki permasalahan terkait risiko kecelakaan kerja yang terjadi pada bagian proses produksi, karena terdapat beberapa faktor penyebab kecelakaan kerja. Oleh karena itu, perlu diketahui penyebab yang memperngaruhi risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko dan menentukan mitigasi alternatif risiko kecelakaan kerja, dengan menentukan kriteria dan subkriteria yang menjadi penyebab risiko kecelakaan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analytical Network Process (ANP) untuk menilai pembobotan dari setiap kriteria dan subkriteria yang telah teridentifikasi, kemudian dilanjutkan dengan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk merangking alternatif apa yang akan digunakan dalam mitigasi risiko kecelakaan kerja. Dengan hasil perangkingan alternatif yang tertinggi yaitu alternatif perbaikan pada SOP dan kontroling dengan hasil nilai preferensi 0,6281, kemudian alternatif memperbaiki standar penerapan K3 dengan nilai preferensi 0,4068, lalu yang terakhir alternatif training pekerja dengan nilai preferensi 0,2041.Kata Kunci: Manajemen risiko, Kecelakaan kerja, mitigasi, ANP-TOPSIS
Copyrights © 2025