Perencanaan produksi yang optimal sangat penting untuk meningkatkan efisiensi operasional, khususnya di industri manufaktur yang menghadapi fluktuasi permintaan. Penelitian ini dilakukan di PT. Ciomas Adisatwa Maros dengan tujuan mengoptimalkan produksi menggunakan metode forecasting ARIMA dan strategi perencanaan agregat heuristik. Data historis permintaan McDonald’s (Mcd R) digunakan sebagai dasar peramalan, dengan model ARIMA (1,1,1) terpilih sebagai model terbaik. Tiga skenario perencanaan agregat dianalisis yaitu existing, pengendalian tenaga kerja, dan pengendalian overtime. Hasil menunjukkan bahwa skenario pengendalian overtime memberikan efisiensi biaya tertinggi dengan penghematan sebesar 21,37% dibandingkan skenario existing. Kombinasi ARIMA dan metode heuristik terbukti efektif dalam menghasilkan perencanaan produksi yang efisien tanpa mengurangi kapasitas produksi. Temuan ini menjadi acuan penting bagi perusahaan dalam menyusun strategi produksi yang adaptif terhadap perubahan permintaan dan berkontribusi dalam peningkatan daya saing industri pengolahan pangan.Kata Kunci: Perencanaan Agregat, ARIMA, Forecasting, Optimalisasi Produksi, Efisiensi Biaya
Copyrights © 2025