Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu melalui penerapan model GIZI CERDAS sebagai pendekatan edukasi gizi yang terstruktur dan berbasis komunitas untuk pencegahan stunting di Posyandu Pakan Raba’a, Nagari Batu Payuang, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan melibatkan dua belas kader aktif dan lima puluh dua balita (beserta pengasuh/ibu balita) sebagai penerima manfaat. Metode meliputi identifikasi masalah (observasi dan FGD), pengembangan media edukasi secara kolaboratif, pelatihan terstruktur, serta pendampingan lapangan dengan pendekatan participatory-empowerment. Media edukasi yang dihasilkan mencakup modul gizi berbasis pangan lokal, booklet stunting, poster visual, video micro-learning berdurasi 1–2 menit, serta sistem monitoring digital melalui logbook dan Google Form. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan kader dari rata-rata 44,1 menjadi 90,0 (kenaikan 45,9 poin); tingkat kehadiran posyandu meningkat dari 61% menjadi 92%, serta cakupan frekuensi penyuluhan gizi meningkat dari 42% menjadi 84%. Seluruh kader (100%) berhasil melakukan edukasi door-to-door menggunakan media visual dan melaporkan kegiatan melalui sistem monitoring. Temuan ini menunjukkan bahwa model GIZI CERDAS efektif, aplikatif, dan dapat direplikasi pada posyandu wilayah rural. Keberlanjutan program diperkuat melalui pembentukan Tim Kader Gizi Mandiri, rencana peer teaching/TOT, dan integrasi pelaporan bulanan dengan supervisi puskesmas sehingga implementasi dapat berlanjut setelah program selesai.
Copyrights © 2026