Kabupaten Malang berada di kawasan pesisir selatan Jawa yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia dan dipengaruhi aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia. Kondisi ini menjadikan wilayah tersebut termasuk dalam zona rawan tsunami yang memerlukan analisis kerawanan secara spasial. Penelitian ini bertujuan memetakan tingkat kerawanan tsunami serta menyusun arahan mitigasi berbasis data geospasial. Metode penelitian menggunakan pendekatan sistem informasi geografis (SIG) dengan pemanfaatan data Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS) dan citra Sentinel-2A. Empat parameter yang dianalisis mencakup elevasi, kemiringan lereng, jarak terhadap sungai, dan jarak terhadap garis pantai. Setiap parameter diolah menggunakan metode scoring–weighting untuk menghasilkan peta zonasi kerawanan. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa zona sangat rawan tersebar di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Gedangan, dan Bantur. Karakteristik wilayah pada zona tersebut didominasi bentuk lahan datar dengan elevasi di bawah sepuluh meter dan jarak pantai kurang dari lima ratus meter. Analisis spasial ini menjadi dasar dalam penentuan wilayah prioritas mitigasi tsunami di Kabupaten Malang, mencakup penguatan infrastruktur pelindung, penataan jalur evakuasi, serta pengelolaan ekosistem pantai.
Copyrights © 2026