Studi terkait dirancang dalam upaya mengkaji pengaruh atau efek strategi bundling produk, brand ambassador, dan pemasaran media sosial terhadap keputusan pembelian produk perawatan kulit pada golongan mahasiswa yang berdomisili di Kota Jember. Metode yang dipakai dalam penelitian yang dirancang ialah kuantitatif, dimana data dihasilkan melalui kuesioner yang disebarluaskan pada 105 mahasiswa yang memakai produk skincare. Analisis data dilakukan dengan beberapa teknik, termasuk uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, linearitas, serta regresi linier berganda. Hasil studi menunjukkan bahwa variabel bundling produk, brand ambassador, dan strategi pemasaran media sosial secara kolektif memiliki efek yang besar terhadap Keputusan mahasiswa dalam pembelian. Akan tetapi, jika dilihat pada bentuk terpisah, hanya variabel pemasaran media sosial yang secara nyata berkonstribusi pada keputusan pembelian, sedangkan variabel bundling produk dan brand ambassador tidak menunjukkan efek secara signifikan. Nilai Adjusted R² yang sebesar 0,499 memperlihatkan bahwa ketiga variabel bebas mampu menjelaskan 49,9% variasi dalam keputusan mahasiswa dalam pembelian, Di luar itu, terdapat variabel dan penyebab lain yang turut memberikan dampak namun tidak dibahas dalam ruang lingkup penelitian ini. Dengan hasil tersebut, dapat ditegaskan bahwa promosi dan aktivitas pemasaran melalui platform media sosial menjadi unsur yang paling kuat dalam mempengaruhi keputusan mahasiswa untuk membeli produk skincare.
Copyrights © 2025