Mobilisasi dini merupakan upaya penting pada pasien pascaoperasi untuk memulihkan fungsi tubuh dan mempercepat proses penyembuhan. Keberhasilan mobilisasi dini dipengaruhi oleh pemahaman pasien dan peran perawat dalam menerapkan standar prosedur operasional (SPO). Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan SPO mobilisasi fisik oleh perawat pada pasien pascaoperasi di ruang rawat inap bedah RSUD Kabupaten Sorong. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional dengan total sampel 49 perawat yang diambil secara total sampling pada Juli–Agustus 2024. Instrumen penelitian berupa SPO mobilitas fisik, dengan analisis data univariat. Hasil menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (89,8%), berusia 25–36 tahun (46,9%), masa kerja <10 tahun (67,3%), dan pendidikan Ners (53,1%). Sebanyak 93,8% perawat tidak melaksanakan mobilisasi fisik sesuai SPO. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman dan kepatuhan perawat terhadap SPO mobilisasi dini.
Copyrights © 2025