Journal of Authentic Research
Vol. 4 No. 2 (2025): December

Kelayakan E-LKPD Berbasis Proyek Pembuatan Minuman Herbal Tradisional untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik

Ningrum, Devy Zulfa Utari (Unknown)
Hakim, Aliefman (Unknown)
Jamaluddin (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Latar belakang penelitian didasari rendahnya kreativitas dan pemahaman konsep peserta didik terhadap obat tradisional, serta belum tersedianya bahan ajar digital yang sesuai dengan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik) berbasis proyek dalam pembuatan minuman herbal tradisional untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik SMK Farmasi pada mata pelajaran Farmakognosi. Pengembangan produk menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dengan aplikasiĀ Flip PDF Professional. Penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap develop. Penelitian ini menggunakan 3 validator sebagai penilaian kevalidan. Hasil validasi oleh tiga ahli menunjukkan bahwa E-LKPD, instrumen pemahaman konsep, dan instrumen keterampilan berpikir kreatif memiliki nilai validitas rata-rata berturut-turut 76% (valid), 89,1% (sangat valid), dan 82,6% (sangat valid). Produk juga dinyatakan praktis berdasarkan uji keterlaksanaan dan respon pengguna. Dengan demikian, E-LKPD yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik dalam pembelajaran Farmakognosi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jar

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Education Public Health Social Sciences Other

Description

Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year ...