Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan manajerial pada Warung Makan Ijo, khususnya yang berkaitan dengan pembagian tugas, struktur organisasi, dan pengelolaan bahan baku yang belum tertata dengan baik. Ketidakefektifan operasional ditunjukkan oleh tidak adanya struktur organisasi formal, rangkap fungsi pekerjaan, ketiadaan standar operasional prosedur (SOP), serta sistem inventori yang masih berbasis perkiraan pemilik. Kondisi tersebut berdampak pada beban kerja yang tidak seimbang, penurunan kualitas layanan, serta keterlambatan penyajian pesanan dengan durasi rata-rata sekitar 30 menit, yang berpotensi menurunkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap karyawan berpengalaman sebagai informan kunci untuk memperoleh pemahaman komprehensif terhadap permasalahan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelemahan dalam pengendalian internal, manajemen sumber daya manusia, dan pengelolaan inventori menjadi faktor utama penyebab ketidakefektifan operasional. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan penyusunan SOP, pembagian tugas yang lebih terstruktur, pelatihan karyawan, perencanaan pembelian bahan baku secara mingguan, serta kerja sama dengan pemasok tetap. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat menurunkan keterlambatan penyajian, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperbaiki kualitas pelayanan secara keseluruhan. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan praktik manajemen yang kontekstual untuk mendukung keberlanjutan UMKM dan dapat menjadi rujukan bagi pelaku usaha maupun pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pengembangan UMKM yang lebih adaptif dan berdaya saing.
Copyrights © 2025