Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Produk Rotan Berbasis Nilai Tambah: Perspektif dan Kepuasan Konsumen di Rotan Rangga Kota Baru Wahyudi, Rizqi; Astari, Ni Putu Widya; Lubis, Marwah Agus; Afizah, Anisa Fikratul; Saragih, Febi Nissa; Ulfa, Helza Maria; Sipahutar, Erika Jelita; Ariesta, Anggun Vica; Mardiono, Intan; Sinaga, Threeatmi Ulin
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 10 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i10.2795

Abstract

This research is motivated by the shift in market demand for rattan furniture, which not only needs to be functional but must also possess aesthetic and sustainability value. The objective is to analyze value-added product development strategies and the level of consumer satisfaction at Rotan Rangga Kota Baru. The study employs a qualitative approach (interviews and direct observation) for preliminary data and a descriptive quantitative approach using the Quality Function Deployment (QFD) and House of Quality (HoQ) methods for product planning. The results indicate that product development successfully enhances value-added through design innovation, quality materials, and production efficiency. The main factors influencing consumer satisfaction are quality, aesthetics, comfort, durability, and the aspect of environmental sustainability. Through HoQ analysis, the customer attribute with the highest importance is "Dilipat untuk lingkungan" (Foldable for the environment) (value 10), and the most influential technical factors are "Geometri Bentuk" (Shape Geometry) and "Sertifikat bahan baku" (Raw Material Certificate). Therefore, it is recommended that the development focus should be directed towards an ergonomic shape, high-quality material, and environmental sustainability orientation to optimally meet consumer expectations.
Evaluasi Ketidakefektifan Pembagian Tugas pada Warung Makan Ijo dan Perancangan Struktur Organisasi Lini sebagai Solusi Peningkatan Operasional Iqbal, Muhammad; Nabila, Azra; Ulfa, Helza Maria; Saragih, Febi Nissa
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i2.1445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan manajerial pada Warung Makan Ijo, khususnya yang berkaitan dengan pembagian tugas, struktur organisasi, dan pengelolaan bahan baku yang belum tertata dengan baik. Ketidakefektifan operasional ditunjukkan oleh tidak adanya struktur organisasi formal, rangkap fungsi pekerjaan, ketiadaan standar operasional prosedur (SOP), serta sistem inventori yang masih berbasis perkiraan pemilik. Kondisi tersebut berdampak pada beban kerja yang tidak seimbang, penurunan kualitas layanan, serta keterlambatan penyajian pesanan dengan durasi rata-rata sekitar 30 menit, yang berpotensi menurunkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap karyawan berpengalaman sebagai informan kunci untuk memperoleh pemahaman komprehensif terhadap permasalahan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelemahan dalam pengendalian internal, manajemen sumber daya manusia, dan pengelolaan inventori menjadi faktor utama penyebab ketidakefektifan operasional. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan penyusunan SOP, pembagian tugas yang lebih terstruktur, pelatihan karyawan, perencanaan pembelian bahan baku secara mingguan, serta kerja sama dengan pemasok tetap. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat menurunkan keterlambatan penyajian, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperbaiki kualitas pelayanan secara keseluruhan. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan praktik manajemen yang kontekstual untuk mendukung keberlanjutan UMKM dan dapat menjadi rujukan bagi pelaku usaha maupun pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pengembangan UMKM yang lebih adaptif dan berdaya saing.