Masa remaja merupakan fase yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan reproduksi, salah satunya adalah keputihan. Kurangnya pengetahuan serta rendahnya perilaku pencegahan membuat remaja putri seringkali tidak mampu membedakan keputihan fisiologis dan patologis sehingga berisiko menimbulkan dampak kesehatan yang lebih serius. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai keputihan melalui penyuluhan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di MTsN 1 Babakan dengan sasaran 20 siswi kelas VIII yang dipilih secara acak. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berbasis media PowerPoint dan leaflet, disertai pengisian kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan siswi setelah penyuluhan, dengan rata-rata skor awal 55,25 meningkat menjadi 82,75. Distribusi kategori pengetahuan juga mengalami pergeseran dari mayoritas berada pada kategori kurang sebelum intervensi menjadi mayoritas pada kategori baik setelah intervensi. Selain peningkatan pengetahuan, penyuluhan juga menumbuhkan sikap positif dalam menjaga kebersihan organ reproduksi dan mendorong keberanian siswi untuk berkonsultasi apabila mengalami keputihan abnormal. Dengan demikian, penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman sekaligus membentuk kesadaran remaja putri untuk menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.
Copyrights © 2025