Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan seberapa efektif media visual mind map digunakan dalam mengajar Sejarah Indonesia, khususnya materi Reformasi tahun 1998. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan penggunaan alat pembelajaran yang bisa membantu siswa memahami materi sejarah yang rumit dan berurutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian mencakup mahasiswa yang mengajar menggunakan mind map, guru sejarah sebagai sumber informasi utama, serta siswa yang mengikuti proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mind map sangat efektif digunakan sebagai media pembelajaran sejarah karena membantu siswa memahami keterkaitan antar peristiwa, mengatur konsep dengan terstruktur, serta meningkatkan fokus dan semangat belajar. Gambar dalam mind map membuat informasi lebih mudah diingat dan dianalisis, sesuai dengan teori konstruktivisme dan dual coding yang menekankan pentingnya penggabungan gambar dan kata dalam pembelajaran. Dari pengamatan juga terlihat bahwa partisipasi siswa dalam diskusi meningkat, serta mereka lebih mampu merangkai kembali materi Reformasi 1998 secara mandiri. Dengan demikian, mind map dinilai sebagai media visual yang tepat dan efektif dalam mendukung pemahaman sejarah di tingkat SMA.
Copyrights © 2025