Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan hypothetical learning trajectory berbasis literasi matematika yang terintegrasi dengan model pembelajaran berbasis masalah menggunakan konteks kue Lemper sebagai upaya inovatif dalam pembelajaran geometri di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan design research yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu preliminary design, teaching experiment, dan retrospective analysis. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Janti II, Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan analisis lembar kerja siswa. Hypothetical learning trajectory yang dikembangkan terdiri dari lima tahap sesuai sintaks pembelajaran berbasis masalah: (1) orientasi masalah, (2) pengorganisasian belajar, (3) bimbingan penyelidikan, (4) pengembangan dan penyajian hasil, serta (5) analisis dan evaluasi pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan hypothetical learning trajectory berbasis konteks kue Lemper secara bertahap mampu membangun pemahaman siswa terhadap konsep pengukuran luas dan meningkatkan kemampuan literasi matematika. Pendekatan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran kontekstual yang bermakna dan relevan dengan pengalaman nyata siswa.
Copyrights © 2026