Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) warung makan memiliki risiko kebakaran akibat penggunaan liquefied petroleum gas (LPG), instalasi listrik tidak standar, serta rendahnya kesiapsiagaan pekerja. Salah satu UMKM yang terdapat di Desa Baturan Kecamatan Colomadu yaitu Warung Inovasi Desa (Warindes). Warindes merupakan program pengembangan UMKM di Desa Baturan yang bergerak di bidang warung makan dan katering. Dari hasil observasi yang telah dilakukan diketahui para pekerja belum mengetahui langkah - langkah yang harus diambil apabila terjadi situasi darurat kebakaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan para pekerja UMKM Warindes Desa Baturan terhadap mitigasi dan tanggap darurat kebakaran. Metode yang digunakan adalah Problem Solving Cycle melalui identifikasi bahaya dan penilaian risiko, penentuan prioritas masalah, analisis SWOT, serta penyuluhan dan simulasi penggunaan APAT dan APAR. Hasil evaluasi menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan pengetahuan pekerja yang signifikan setelah intervensi (p < 0,05). Kegiatan ini efektif meningkatkan pemahaman pekerja terhadap bahaya kebakaran dan upaya mitigasinya sesuai dengan regulasi keselamatan kerja.
Copyrights © 2026