Penelitian ini mengevaluasi implementasi kurikulum berbasis lingkungan di sekolah Adiwiyata dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Dilakukan di UPT SMP Negeri 1 Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, menggunakan desain kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah untuk kurikulum, guru, siswa, dan komite sekolah, dan triangulasi dengan observasi lapangan dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan fondasi kontekstual yang kuat melalui visi, kebijakan, dan struktur tata kelola Adiwiyata sekolah. Masukan umumnya memadai dan meningkat, namun tidak merata digunakan di seluruh mata pelajaran. Proses diintegrasikan ke dalam pembelajaran di kelas dan pembiasaan sehari-hari, tetapi kesenjangan utama muncul antara pemantauan administratif dan evaluasi reflektif kualitas pembelajaran. Produk termasuk peningkatan sikap siswa, perilaku, dan budaya sekolah yang lebih hijau; namun, stabilitas mereka membutuhkan pelembagaan yang lebih kuat untuk mempertahankan dampak jangka panjang. Studi ini menyumbangkan rekomendasi berbasis bukti untuk mengalihkan evaluasi ke artefak pembelajaran, refleksi, dan penyematan tingkat sistem untuk keberlanjutan.
Copyrights © 2025