Penelitian ini merupakan studi literatur review yang menelaah hubungan antara emosi (kecerdasan emosional dan emosi prestasi) dan motivasi dalam konteks pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah. Menggunakan kerangka Torraco, kajian ini menelaah temuan dari jurnal, skripsi, monografi, dan laporan riset untuk mengidentifikasi mekanisme interaksi termasuk regulasi emosi, self-efficacy, kebutuhan otonomi, dan nilai tugas yang memengaruhi partisipasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan mengelola emosi mengurangi kecemasan, meningkatkan ketekunan, dan mempertahankan motivasi intrinsik, sementara motivasi yang kuat mendorong pengembangan kompetensi emosional dan usaha berkelanjutan. Perspektif teoretis seperti Self-Determination Theory, Control–Value, Expectancy–Value, Achievement Goal, dan Social Cognitive Theory menjelaskan jalur konseptual hubungan ini. Implikasi praktis menekankan integrasi pembelajaran sosial-emosional, penciptaan iklim mastery, pemberian otonomi, tantangan bertahap, dan umpan balik berfokus pada usaha untuk meningkatkan partisipasi dan hasil PJOK. Kajian ini merekomendasikan intervensi berbasis sekolah, pelatihan guru, pengukuran longitudinal, serta kebijakan pendidikan yang mendukung integrasi pembelajaran sosial-emosional dalam kurikulum dan penyediaan sumber daya.
Copyrights © 2025