Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan wrist curl dan dumbbell row terhadap peningkatan keterampilan shoting pada atlet hoki. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Randomized Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel terdiri dari 20 atlet hoki putra yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok latihan wrist curl (n = 10) dan kelompok latihan dumbbell row (n = 10). Intervensi latihan dilakukan selama 12 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Instrumen tes yang digunakan adalah tes keterampilan shoting yang telah divalidasi dan reliabel. Analisis data menggunakan uji paired t-test untuk melihat peningkatan dalam kelompok dan uji independent t-test untuk melihat perbedaan antar kelompok dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan signifikan keterampilan shoting setelah diberikan perlakuan (p < 0,05). Namun, peningkatan pada kelompok latihan wrist curl lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok latihan dumbbell row (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa latihan yang memberikan beban dan fokus kontraksi pada otot lengan bawah dan pergelangan tangan memberikan kontribusi lebih efektif dalam menghasilkan power dan kontrol pukulan shoting. Dengan demikian, latihan wrist curl direkomendasikan sebagai salah satu metode latihan yang dapat diterapkan pelatih dalam meningkatkan performa keterampilan pukulan shooting pada atlet hoki
Copyrights © 2025