Indonesian Journal of Islamic Studies
Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026

AL-MABĀNI WA AL-MA‘ĀNI: RELASI ANTARA BENTUK ṢARFIYYAH DAN MAKNA SEMANTIS DALAM BAHASA ARAB

Muhammad Rahmat Alimin (Unknown)
Nizar (Unknown)
Hamzah (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Jan 2026

Abstract

Kajian relasi antara bentuk (al-mabāni) dan makna (al-ma‘āni) merupakan aspek fundamental dalam linguistik Arab yang menegaskan keterpaduan antara sistem morfologi (al-ṣarf) dan semantik (al-dalālah). Dalam bahasa Arab, setiap perubahan bentuk kata tidak hanya merepresentasikan variasi gramatikal, tetapi juga mengandung implikasi makna yang sistematis dan bermakna. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif hubungan antara bentuk ṣarfiyyah dan makna semantis melalui pendekatan morfosintaksis, dengan menelaah keterkaitan antara struktur morfologis dan fungsi sintaktis dalam pembentukan makna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif–kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan mengkaji karya-karya linguistik klasik, seperti Al-Kitāb karya Sibawaih dan Al-Khaṣā’iṣ karya Ibn Jinnī, serta membandingkannya dengan perspektif linguistik modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam bahasa Arab, bentuk berfungsi sebagai wadah makna (al-mabnā qālib al-ma‘nā), di mana perubahan huruf, pola wazan, dan struktur derivatif senantiasa membawa konsekuensi semantis yang jelas dan teratur. Relasi antara bentuk dan makna bersifat non-arbitrer serta mengikuti kaidah linguistik yang logis. Dengan demikian, pemahaman terhadap konsep al-mabāni wa al-ma‘āni menjadi landasan penting dalam studi morfosintaksis Arab dan memiliki relevansi aplikatif dalam pembelajaran bahasa Arab modern, khususnya dalam penguatan analisis gramatikal dan semantik..

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ijis

Publisher

Subject

Religion

Description

Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) discussing research results in the scope of Islamic science in a holistic manner. IJIS aims to facilitate and disseminate innovative and creative ideas of researchers, academicians, and practitioners who concentrate on interdisciplinary Islamic issues ...