Muhammad Rahmat Alimin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AL-MABĀNI WA AL-MA‘ĀNI: RELASI ANTARA BENTUK ṢARFIYYAH DAN MAKNA SEMANTIS DALAM BAHASA ARAB Muhammad Rahmat Alimin; Nizar; Hamzah
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.1970

Abstract

Kajian relasi antara bentuk (al-mabāni) dan makna (al-ma‘āni) merupakan aspek fundamental dalam linguistik Arab yang menegaskan keterpaduan antara sistem morfologi (al-ṣarf) dan semantik (al-dalālah). Dalam bahasa Arab, setiap perubahan bentuk kata tidak hanya merepresentasikan variasi gramatikal, tetapi juga mengandung implikasi makna yang sistematis dan bermakna. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif hubungan antara bentuk ṣarfiyyah dan makna semantis melalui pendekatan morfosintaksis, dengan menelaah keterkaitan antara struktur morfologis dan fungsi sintaktis dalam pembentukan makna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif–kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan mengkaji karya-karya linguistik klasik, seperti Al-Kitāb karya Sibawaih dan Al-Khaṣā’iṣ karya Ibn Jinnī, serta membandingkannya dengan perspektif linguistik modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam bahasa Arab, bentuk berfungsi sebagai wadah makna (al-mabnā qālib al-ma‘nā), di mana perubahan huruf, pola wazan, dan struktur derivatif senantiasa membawa konsekuensi semantis yang jelas dan teratur. Relasi antara bentuk dan makna bersifat non-arbitrer serta mengikuti kaidah linguistik yang logis. Dengan demikian, pemahaman terhadap konsep al-mabāni wa al-ma‘āni menjadi landasan penting dalam studi morfosintaksis Arab dan memiliki relevansi aplikatif dalam pembelajaran bahasa Arab modern, khususnya dalam penguatan analisis gramatikal dan semantik..
Landasan Teoretis: Tinjauan Linguistik, Psikolinguistik, dan Sosiolinguistik dalam Penyusunan Materi Pembelajaran Bahasa Arab Muhammad Rahmat Alimin; Sulfadli Sulfadli; Ahsan Takwim; Muhammad Fathin Haqqar; Hamzah Hamzah; Kaharuddin Kaharuddin
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/cendekia.v6i1.9102

Abstract

The development of Arabic learning materials requires a strong theoretical foundation so that the materials can help students understand the language effectively. This article aims to explain the role of linguistics, psycholinguistics, and sociolinguistics as the theoretical basis in the preparation of Arabic learning materials. The method used in this article is a literature study by reviewing various sources related to the development of language learning materials. The results of the study show that linguistics provides an understanding of the structure of the Arabic language, including sounds, word formation, sentence structure, and meaning. Psycholinguistics helps explain the process of language learning experienced by students so that learning materials can be designed according to their abilities and stages of development. Sociolinguistics explains the relationship between language and society so that learning materials can be adapted to the social and cultural context of language use. By integrating these three perspectives, Arabic learning materials can be developed in a more systematic, understandable, and relevant way to meet the needs of students.