Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi isu penting di kalangan siswa sekolah menengah, khususnya di SMKS Bina Bangsa Pertiwi Babakancaringin, Cianjur. Rendahnya kesadaran siswa dalam memilah sampah organik dan anorganik mendorong perlunya pendekatan edukasi yang lebih adaptif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa melalui penerapan game edukasi ReSIk, yaitu aplikasi berbasis Android yang dilengkapi dengan teknologi machine learning. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penggunaan game, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 50 siswa dilibatkan dalam pengukuran hasil belajar. Data menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman dari 53,2 pada pre-test menjadi 76,0 pada post-test, atau terjadi kenaikan sebesar 22,8%. Selain itu, 87% siswa menyatakan game membantu mereka memahami pentingnya prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Temuan ini memperlihatkan bahwa integrasi teknologi digital adaptif dalam pembelajaran dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa.
Copyrights © 2026