Program pemberdayaan pada Komunitas Peduli Anak Jalanan (KPAJ) Makassar dilaksanakan untuk menjawab permasalahan rendahnya self-esteem dan lemahnya motivasi karir anak binaan. Hasil observasi dan pengukuran skala self-esteem terhadap 27 anak binaan Komunitas Peduli Anak Jalanan (KPAJ) Makassar menunjukkan seluruh anak (100%) memiliki tingkat self-esteem yang rendah serta motivasi karir yang lemah. Program ini menggunakan pendekatan pendekatan partisipatif dan reflektif yang selaras dengan prinsip Person-Centered Counseling pendekatan Developmental Career Counseling metode pelatihan life-skill, konseling berpusat pada anak, dan eksplorasi karir berbasis pengalaman. Program dilaksanakan melalui enam tahap terintegrasi, mulai dari sosialisasi, pelatihan self-esteem, pelatihan karir, pendampingan, hingga keberlanjutan program. Evaluasi dilakukan melalui observasi, refleksi tertulis, serta pengukuran menggunakan Skala Rosenberg dan instrumen karir sederhana. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, yaitu skor self-esteem meningkat lebih dari 20% pada sebagian besar peserta, keterlibatan aktif dalam diskusi dan aktivitas kelompok mencapai lebih dari 80%, serta hampir seluruh anak berhasil menyusun peta karir pribadi yang menggambarkan arah masa depan lebih jelas. Anak-anak juga menunjukkan keberanian mengekspresikan pendapat, regulasi emosi yang lebih baik, dan kesiapan merencanakan langkah menuju cita-cita. Keberlanjutan program didukung melalui pelatihan relawan dan forum “Klub Cita-Cita” sebagai wadah mentoring jangka panjang. Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan life-skill efektif meningkatkan self-esteem, motivasi karir, karakter anak jalanan, serta dapat direplikasi pada komunitas marginal lain.
Copyrights © 2026