Kelompok Tani Parit Haji Ali di Desa Kuala Dua menghadapi tantangan serius dalam budidaya padi, meliputi kekeringan akibat intrusi air asin, tingkat keasaman tanah yang tinggi (pH < 4), serta rendahnya kapasitas teknologi dan manajemen usaha tani. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan daya saing petani melalui penerapan teknologi tepat guna, penguatan kelembagaan, dan transformasi pemasaran berbasis nilai tambah produk beras lokal. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, serah terima teknologi (Rice Huller, Water Jet Sprinkler System, Penabur Dolomit, dan Vacuum Sealer), pelatihan teknis, manajemen aset, pemasaran digital, serta pendampingan intensif. Hasil program menunjukkan peningkatan produktivitas padi dari 1,5–2 ton/ha menjadi 2,5–3 ton/ha; peningkatan pendapatan petani >20%; serta peningkatan keuntungan dari penjualan beras lokal kemasan lebih dari 30%. Kelembagaan kelompok menjadi lebih terstruktur dengan adanya SOP, logbook aset, dan sistem rotasi alat yang transparan. Luaran lain berupa peningkatan literasi digital, terbitnya modul pelatihan, potensi publikasi ilmiah, serta kontribusi terhadap SDGs 2, 8, dan 12.
Copyrights © 2026