Perkembangan teknologi digital membawa perubahan signifikan dalam cara Generasi Z berinteraksi, memperoleh informasi, dan mengelola emosi. Media digital kini menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari sehingga berpotensi memberikan dampak positif maupun negatif terhadap regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan media digital terhadap kemampuan regulasi emosi pada Generasi Z. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan teknik analisis isi (content analysis) meninjau jurnal-jurnal nasional dan internasional terbitan tahun 2019–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa paparan media digital memiliki pengaruh yang kompleks. Penggunaan yang berlebihan dapat menurunkan kemampuan pengelolaan emosi, meningkatkan stres, kecemasan, impulsivitas, serta memicu fenomena Fear of Missing Out (FOMO). Sebaliknya, penggunaan media digital secara adaptif mampu meningkatkan dukungan sosial, menyediakan akses edukasi kesehatan mental, dan menjadi sarana ekspresi emosi yang konstruktif. Kajian ini menegaskan pentingnya literasi digital, penguatan kontrol diri, serta strategi coping emosional agar Generasi Z dapat memanfaatkan media digital secara sehat dan seimbang.
Copyrights © 2025