Penelitian ini menganalisis dampak ekonomi perkebunan kelapa sawit terhadap pendapatan petani di Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, serta mengidentifikasi efek ganda (multiplier effect) yang muncul pada aktivitas ekonomi lokal. Pendekatan penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumen, serta penggunaan data sekunder statistik provinsi/kabupaten untuk konteks. Temuan menunjukkan bahwa kelapa sawit merupakan sumber pendapatan utama rumah tangga petani dengan estimasi pendapatan antara Rp 2,5–7 juta per bulan tergantung skala kepemilikan lahan. Perkebunan juga menciptakan penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan usaha pendukung, tetapi petani rentan karena fluktuasi harga TBS, ketergantungan pada tengkulak, keterbatasan akses teknologi, dan sedikitnya diversifikasi usaha. Rekomendasi meliputi penguatan kelembagaan pemasaran kolektif, mekanisme penetapan harga yang transparan, perluasan pendampingan teknis dan akses pembiayaan, serta program diversifikasi terintegrasi.
Copyrights © 2025