Penelitian ini bertujuan menganalisis pola komunikasi dakwah ekonomi Islam dalam ekosistem bisnis informal UMKM Muslim di Balai Jaya, serta mengidentifikasi nilai-nilai ekonomi Islam yang terinternalisasi melalui interaksi sosial dan praktik usaha sehari-hari. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan pelaku UMKM, ustaz lokal, dan konsumen Muslim yang dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi dakwah terbentuk melalui komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, dan komunikasi berbasis komunitas, termasuk penggunaan media digital seperti WhatsApp dan Facebook. Temuan juga mengungkap bahwa nilai kejujuran, keadilan, tolong-menolong, dan tanggung jawab sosial menjadi dasar etika bisnis para pelaku UMKM. Dakwah ekonomi berperan signifikan dalam memperkuat praktik muamalah syariah di sektor informal, meskipun masih terdapat hambatan berupa rendahnya literasi ekonomi Islam dan terbatasnya akses pembinaan formal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada pengembangan studi komunikasi dakwah berbasis ekonomi serta implikasi praktis bagi lembaga dakwah dan pembina UMKM untuk merancang strategi dakwah yang lebih adaptif dan kontekstual. Penelitian lanjutan disarankan memperluas wilayah kajian atau menggunakan pendekatan campuran untuk memperdalam temuan.
Copyrights © 2025