Penelitian ini bertujuan untuk membahas keterkaitan antara proses modernisasi dan upaya pelestarian pengobatan tradisional Melayu dalam konteks dinamika kesehatan global. Berakar dari ajaran Islam dan kearifan lokal, pengobatan Melayu merupakan tradisi penyembuhan holistik yang menggabungkan aspek fisik, mental, dan spiritual secara seimbang. Perkembangan sistem medis modern, rasionalitas ilmiah, serta arus globalisasi membawa tantangan tersendiri terhadap kelangsungan dan keaslian tradisi ini. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif serta analisis pustaka, penelitian ini menelusuri strategi yang dapat diterapkan untuk menjaga keberlanjutan pengobatan Melayu di tengah arus modernisasi. Penelitian menegaskan pentingnya integrasi antara pengetahuan tradisional dengan pembuktian ilmiah, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan sistem pendidikan. Di samping itu, ulama dipandang memiliki peran strategis sebagai penjaga nilai-nilai spiritual dan penghubung antara budaya Melayu, ajaran Islam, serta ilmu kedokteran modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengobatan tradisional Melayu, apabila dimodernisasi tanpa mengabaikan nilai-nilai Islam yang mendasarinya, memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap sistem kesehatan global melalui pendekatan yang holistik, etis dan berakar pada budaya.
Copyrights © 2026