Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran berbasis alam terbuka sebagai pendekatan kontekstual dalam penguatan literasi sains anak usia dini di daerah pesisir. Literasi sains pada anak usia dini mencakup kemampuan dasar untuk mengenali, mengamati, dan memahami fenomena alam melalui pengalaman belajar yang bermakna. Wilayah pesisir memiliki kekayaan sumber belajar alami, seperti pantai, hutan bakau, dan ekosistem laut, yang relevan untuk mendukung pembelajaran sains, namun pemanfaatannya dalam pendidikan anak usia dini masih belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library Research). Data diperoleh melalui penelaahan sistematis terhadap artikel jurnal bereputasi, buku referensi, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan pembelajaran berbasis alam terbuka, literasi sains anak usia dini, serta pendidikan kontekstual. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, kategorisasi, dan sintesis tematik untuk memperoleh pemahaman komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis alam terbuka berpotensi meningkatkan rasa ingin tahu, kemampuan observasi, pemahaman konsep sains dasar, serta kepedulian lingkungan pada anak usia dini. Pendekatan ini juga mendukung pembelajaran yang holistik dan kontekstual sesuai dengan karakteristik wilayah pesisir. Dengan demikian, pembelajaran berbasis alam terbuka relevan untuk diterapkan sebagai strategi penguatan literasi sains anak.
Copyrights © 2025